JOKOWI, Blunder KPK dan Menjadi Presiden Kembali di Pilpres 2019

Pak Presiden Jokowi harus berhati-hati. Kalau orang-orang disekeliling beliau, entah menteri entah tukang pijat, entah pembisik, entah simbok, entah sekjen, entah sopir, entah anggota partai PDIP, yang saat menjelang Pilpres Pemilihan Presiden 2019 mengeluarkan pernyataan blunder yang mengkerdilkan yang mengecilkan KPK …. kemungkinan menjadi Presiden kembali bisa buyar …

Beware of your own untame dogs, Mr President Joko Widodo!

Menteri Menkopolhukan Tedjo agar hati-hati dalam mengeluarkan pendapat

Menteri Menkopolhukan Tedjo agar hati-hati dalam mengeluarkan pendapat

  • Menteri Tedjo Sebut KPK Ingkar Janji ke Jokowi
  • Jokowi Dikritik, Tedjo: Pertanyaan Menyudutkan

Sampai-sampai Yenny wahid pun berpesan “Yenny Wahid: Menteri Tedjo Jangan Buat Pernyataan Blunder”

Menkopolhukam Tedjo jadi trending twitter akibat dibully oleh “rakyat tidak jelas”

Menkopolhukam Tedjo jadi trending twitter akibat dibully oleh “rakyat tidak jelas”

Setelah Menkopolhukam Tedjo Edhy Purdijatno mengeluarkan pernyataan norak bin lebay bahwa Pendukung KPK sebagai Rakyat Nggak Jelas, gantian ramai-ramai “rakyat tidak jelas” membully beliau. Banyak makian umpatan yang disemprotkan kepada beliau.

Baca sendiri di trending twitter ya … https://twitter.com/search?f=realtime&q=Tedjo&src=tren

In the consequence is nama TEDJO muncul di twitter … not in good news

Pak Tedjo anda menuai apa yang anda tanam

Para Komisioner KPK mengajak rakyat untuk terus menjaga lembaga itu dari upaya krimininalisasi. Menko Polhukam Tedjo Edhy pun menyebut pendukung KPK tidak mewakili rakyat Indonesia.

Menteri Menkopolhukan Tedjo agar hati-hati dalam mengeluarkan pendapat

“Jangan membakar massa, mengajak rakyat, membakar rakyat. Ayo kita ini, tidak boleh seperti itu, itu suatu sikap pernyataan yang kekanak kanakan. Berdiri sendiri, kuat dia. Konstitusi yang akan dukung, bukan dukungan rakyat yang nggak jelas itu,” sindir Tedjo keras di Istana Kepresidenan, Sabtu (24/1/2015).

Tedjo mengaku kecewa dengan sikap para pimpinan KPK. Dia menilai para pimpinan KPK tidak berusaha untuk menenangkan situasi.

“Harus menjernihkan suasana, tetapi kelihatannya tidak ditaati sehinga semalam masih ada pergerakan-pergerakan dari KPK, sebenarnya tidak boleh ada pergerakan massa,” lanjut Tedjo.

“Jangan membuat statemen yang membuat panas, tetapi pergerakan massa masih ada, tetapi ternyata tadi malam masih ada, ini yang kita sesalkan,” tutupnya.

Salah satu yang mungkin dimaksud Tedjo adalah pernyataan Ketua KPK Abraham Samad. Dia berorasi kepada ratusan relawan yang berkumpul di depan Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, tadi malam. Ia meminta masyarakat menjaga gedung tersebut. Apalagi di dalam gedung itu banyak dokumen berharga.

“Saya meminta Saudara-saudara menjaga gedung ini dari berbagai upaya melemahkan KPK,” kata Samad di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (23/1/2015) pukul 20.50 WIB.

Sumber: Detik.com

Stop Jihad dengan Senjata !

Tidak ada dalm hadist nabi muhammad memerintakan menyerukan untuk berjihad dengan memasang bom bunuh diri , pedang atau senjata dengan sasaran siapa saja termasuk rakyat tidak berdosa.

Ketika anda mengikuti paham suatu aliran yang menomorsatukan jihad senjata, tahukah anda? bahwa yang jadi imam atau pemimpin kelompok itu setiap hari hidup nyaman, sejahtera, kenyang makan daging sapi daging kambing.

Pikirkan lah keluarga anda sendiri, orang tua dan saudara, atau anak istri.

Membangun suatu negara entah islam entah komunis entah nasionalis memerlukan dan melibatkan uang triliunan rupiah. sementara sampeyan sendiri seumur hidup paling belum pernah punya uang sekedar IDR 100 juta.

Jadi … STOP JIHAD DENGAN SENJATA