Dakwah ke Inggris (Kekhalifahan Inggris Raya)

Sebuah kehormatan bagiku saat guuruku memerintahkan aku untuk berangkat berdakwah. Dan tidak tanggung-tanggung, ke Inggris!! Bayangin, jamaah yang budiman, syiar agama ke Inggris! Subhanallaah..!!

Kami pun merancang agenda untuk menentukan goal keberhasilan misi kami. Yaitu tidak lain tidak bukan bahwa kami akan memperjuangkan ideologi kekhalifahan agar dapat diterima oleh masyarakat Inggris.

Pasti hebat sekali, seorang Al Maari Mejja Kuursi berhasil mewujudkan Kekhalifahan Inggris Raya !!

Setelah aku melakukan ritual perpisahan dengan guruku tersayang, ritual mulai dari cium tangan hingga french kiss, kami pun berpisah(dia kurang pinter petting. Mungkin butuh kebiasaan saja).

Saat petugas di bandara negara kafir itu melihat dandananku yang modis (ala negeri para nabi), tiba-tiba aku diperiksa dengan lebih teliti. Bahkan diminta mengisi formulir. Yang gilanya lagi tulisan dalam formulir itu berbahasa Inggris pula!!

Demi Syaitaan, awalnya aku tidak sudi. Itu bahasa orang kafir! Meskipun antum sekalian pernah dengar sendiri pengakuan ane, bahwa ane sangat pinter berbahasa inggris, melebihi orang inggris sendiri !!

Akhirnya, tanpa banyak protes ane isi formulir itu. Kolom pertama tertera ‘NAME’..ah, mudah sekali. Ane tulis nama ane : AL MAARI MEJJA KUURSI.

Kolom kedua tertera ‘SEX’. Apalagi ini, mudah bangets. Ane pun tulis disitu ; THREE TO FIVE TIMES A WEEK.

Nah, disini akhirnya jadi masalah. Si petugas kafir mulai rewel, mendebat jawaban berilmu dari ane.

Petugas kafir : No,..no.., I mean male or female !

Ane : Male sih no problem, female is better. Or…mmm…sometimes camel.

Si petugas kafir melotot. Mungkin dia tidak menyangka akan kehebatan berbahasaku. Si kafir itu pun berbisik lirih : ..oh, Holy Cow..

Ane dengar dan paham. Siapa yang nggak tau, “cow” itu artinya kan sapi. Bahwa “dancow” itu berarti susu sapi, …karena “Cow” itu sapi, sedangkan “Dan” itu susu…

Nah, akhirnya terpaksa ane jawab jujur ; ..yes, cow is okay. Cow, sheep, animals in general..!!

Si kafir bego nanya lagi, ”..But isn’t that hostile?

Ane jawab, ”..hors style, doggy style, any style deh in short-nya!”

Si kafir teriak histeris, “Oh dear!!

Ane jelaskan ke si bahlul itu, “no, no, no. dear run too fast!!” Kafir bego itu tahu nggak sih fakta itu..

Si petugas kafir langsung ngibrit. Dasar bahlul, lihat tuh kalo kafir inggris kalah pinter berbahasa inggris sama ane, murid kesayangan Abu Ghazi alias Komunitas Perindu Khilafah alias..(kalo guru ane tercinta ntar bikin ID baru lagi, terpaksa ane kasih edit artikel ini).

Makanya, kalo mau mendebat kami musti pake ilmu. Kalo nggak pake ilmu ya gitu itu jadinya, ngibrit dia. Ilmiah dikit dong..!! Bego! Bahlul! Bodoh!

Karya:

Khalifah Inggris Raya, “Almaari Mejja Kuursi”
Sumber: Politikana.com

Advertisements

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s