Pesan Amoral dalam Dongeng Anak-Anak Timun Emas dan Sangkuriang

Anda tentu telah lama mendengar cerita dongeng anak-anak mengenai Timun Emas dan Sangkuriang bukan?

Dulu saya tidak ambil pusing dengan dongeng tersebut hingga satu bulan lalu saya membeli VCD Timun Emas buat anak saya. Pas nonton film, saya perhatikan ada yang enggak beres dan saya jadi teringat dongeng lainnya yaitu si Sangkuriang. 

Dongeng Timun Emas:

  • Si Mbok tidak menepati janji kepada Raksasa untuk menyerahkan si Timun Emas. Anak-anak akan menangkap bahwa bohong dibolehkan asal untuk cari selamat.

Kisah Sangkuriang

  • Ibu Sangkuriang, Dayang Sumbi menikah dengan si Tumang, Anjing jelmaan seorang Dewa. Wah sudah dari tahun berapa nih kita menganggap manusia “sex” dengan anjing adalah hal yang asik untuk diceritakan. Memang hanya fiksi, tapi please deh, masak harus pakai acara manusia punya anak gara-gara menikah dengan Anjing.

Advertisements

2 thoughts on “Pesan Amoral dalam Dongeng Anak-Anak Timun Emas dan Sangkuriang

  1. Freddy Hernawan

    duh.. bisa barabe juga yah. kalau saran saya sih, anak-anak dibimbing pas nontonnya. berikan pengarahan, kalau itu hanya dongeng. kalaudulu saya pernah di kasih dongeng sama nenek saya, trus saya tanya ama ibu saya, apakah bener kancil bisa bicara? kenapa nenek bisa tahu pembicraan kancil dengan pak petani, yah ibu saya cuma tersenyum sambil ngasih tahu apa maksud dari cerita itu.

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s