Komentar Saya Mengenai “My Hope Indonesia”? Wahai Orang Islam yang Miskin, Pindahlah ke Agama (apa saja) yang Dapat Membuat Hidupmu Sejahtera Lahir dan Batin (di Dunia)

Ya silahkan anda baca post bagus mengenai My hope Indonesia di blog “blog aulahikmah”.  Terlepas dari itu semua saya sudah bosan selama ini mendengar orang-orang Islam yang sangat khawatir mengenai program kristenisasi di Indonesia kepada orang islam yang misikin entah dengan cara iming-iming beberapa dus indomie lah, diberikan pekerjaan lah dan lain-lain. Yang terbaru program My Hope dianggap sebagai acara yang sangat “berbahaya” dan dua buah sms dari sesama rekan muslim memperingatkan saya.

btw, provider telpon seluler untung berapa milyar dari sms semacam ini ya?

Jujur saja orang-orang islam (termasuk saya) baik yang kaya maupun yang miskin di Indonesia, masih hanya sebatas “kemauan di bibir” buat membantu saudara-sadara muslim lain yang hidupnya susah, di bawah kemiskinan. Tidak ada upaya atau gerakan nasional yang bisa membujuk supaya orang-orang islam mengumpulkan harta secara teratur (bulanan) yang kemudian dana yang terkumpul digunakan untuk pemberdayaan umat baik membantu mengkuliahkan anak-anak tukang becak, atau sekedar memberikan kursus supaya anak tukang becak tidak lagi sekedar menjadi tukang becak seperti Bapaknya.

kira-kira akan terkumpul berapa puluh/ratus milyar ya? Silahkan baca tulisan terkait:
https://akusuka.wordpress.com/2007/11/09/mengkaji-ulang-ibadah-haji-di-indonesia/

Agama (Islam kek, Bahai kek, Kong Hucu kek) seharusnya bisa membuat pemelukanya kaya (hidup berkecukupan) baik di dunia maupun di akhirat. Agama yang menjanjikan kesejahteraan di akhirat doang, agama omong kosong! Waktu jaman Nabi Muhammad hingga jaman Dinasti Abbasiyah, semua orang Islam di jamin kesejahteraannya di dunia. Kalau sekarang Islam tidak lagi dapat menjamin kesejahteraan baik batin dan juga jasmani pemeluknya, silahkan siapa saja pindah agama ke agama lain yang dapat menjamin kesejahteraan pemeluknya.

Buat para pemimpin partai islam, para pemimpin organisasi islam, Sudahkah Bapak-Bapak melakukan tindakan untuk mensejahterakan Umat Islam secara nasional? Kira-kiran kapan Umat Islam dapat hidup sejahtera lahir dan batin?

Saya mencoba mengingatkan saudara-saudara muslim dengan kalimat bijaksana dari Sahabat Nabi terpandai, sayidina Ali bin Abi Thalib: “kalau kemiskinan berupa mahluk hidup, aku akan membunuhnya!” Maksud Ali adalah “kemiskinan dekat dengan kekafiran”. Ali tahu bahwa mustahil orang yang lapar, orang yang dipenuhi dengan was-was dan kekhawatiran (akan masa depan pendidikan dan kesejahteraan keluarganya) bisa beribadah dengan baik.

Update 17 Des 2007:

Saya bukan Ustadz, bukan Kyai, bukan Syaikh…. hanya orang Islam biasa yang masih banyak mempunyai kekurangan (lebih besar dari kelebihan). Maksud saya nulis post di atas, marilah kita ukur diri Umat Islam…. sudahkah kita All Out dalam membantu dan menguatkan keimanan saudara-saudara muslim kita yang miskin sehingga mereka tidak mudah terbujuk pindah agama?

Advertisements

61 thoughts on “Komentar Saya Mengenai “My Hope Indonesia”? Wahai Orang Islam yang Miskin, Pindahlah ke Agama (apa saja) yang Dapat Membuat Hidupmu Sejahtera Lahir dan Batin (di Dunia)

  1. Ram-Ram Muhammad

    Assalaamu ‘alaikum. Nah itu intinya Kyai Irwan… Kita cuma biasa ketakutan dengan misi-misi penyebaran agama lain, takut ummat bermigrasi. Tapi sesungguhnya kita sendiri belum mau berbuat maksimal karena lebih suka membuang-buang energi gontok-gontokan dengan sesama ummat. Kita masih minim dengan kesadaran membangun ummat.

    Kyai Irwan, selain fenomena friksi antar sesama muslim, ada hal lain yang perlu kita cermati antara lain: “dagang zakat”, setidaknya ini kesan yang saya tangkap. Di Indonesia sekarang tumbuh subur lembaga-lembaga zakat sehingga jumlahnya cukup banyak, suatu hal yang saya kira tidak efektif. Bayangkan saja, setiap LAZ (lembaga amil zakat) nyaris memiliki perwakilan di setiap tingkat kota dan kabupaten.

    Silahkan hitung berapa jumlah dana yang terserap untuk biaya operasional. kalau satu LAZ sih wajar, tapi kalau ada 5 sampai sepuluh LAZ? Saya pernah menghitungnya, dan luar biasa besarnya. Alangkah lebih baiknya jika LAZ berada dalam satu atap, satu manajemen, dan dikelola oleh lembaga independen yang bertanggungjawab langsung kepada pemerintah. Saya sangat yakin, zakat akan lebih terorganisir dengan lebih baik dan efektif. Sumber dana zakat ini pula yang bisa kita gunakan untuk mengentaskan kemiskinan dan berbagai program penguatan ummat lainnya seperti pendidikan.

    Reply
  2. Malia

    Buat Mr IRW,
    Yang anda tulis adalah jeritan hati anak bangsa. Kondisinya sama seperti di aceh sekarang, aktivis-aktivis non muslim banyak yang takut mengulurkan bantuan (baca: terjun langsung) karena isu misionaris ini.
    Tapi menganalogikan kondisi saat ini dengan jaman 4 kalifah juga tidak tepat. Saat itu agama dan pemerintahan ada di tangan yang sama. Sementara sekarang kan ngga.
    Jadi bukanya mengkampanyekan silahkan pindah agama yang memberi jaminan sosial/ekonomi lebih baik, saya pikir mengelola badan zakat secara profesional lebih dapat menjadi solusinya. Misalnya sms-sms untuk kirim peringatan tersebut disumbangkan. Bayangkan saja acara newsdotcom yang meminta sumbangan lewat sms aja bs bikin sekolahan apalagi zakat yang terkoordinasikan dengan baik.
    Sekarang ini kalau kita liat laporan-laporan keuangan badan zakat terkenal termasuk punya Republika dan ZIS BNI banyak sekali sisa uang. Saya juga bingung, kemiskinan di mana-mana tapi uang zakat kok sisa? Saya pikir perlu sertifikasi bagi pegawai badan pengelola zakat bukan cuma audit laporan keuangan. Audit hanya melihat apakah pengeluaran sesuai aturan, dicocokan dengan bukti pengeluaran, audit tidak melihat kualitas pemberian zakat (sesuai sasaran tau tidak) dan kepantasan biaya operasional per badan zakat.
    Termasuk untuk haji Mr IRW, buat saja sekian persen masuk sodakoh. Jadi daerah yang banyak calon hajinya menerima sumbangan lebih banyak dari daerah lain.

    Reply
  3. Pingback: Isu Kristenisasi via Audio Visual « all hail rozenesia™

  4. Gyl

    Ya… komentar moderat aja dech. Tapi aku setuju sama Ram-Ram diatas, harusnya di himpun dalam satu lembaga resmi.

    Terus masalah isu itu… hmm.. ya gitu dech 😀 takut salah ngomong. Bisa disemprot orang gerakan aku salah ngomong nanti 🙂

    Reply
  5. RIaN

    sebenerNya yg membuat umat islam miskin al moral mereka sendiri..!!

    silahkan anda artiKan sendiri maksud dari perkataan saya tersebut…..

    -thE_hopkiins-

    Reply
  6. Ar-to

    Salam kenal ustz IRW, potensi zakat (mal) di negeri ini cukup besar. Sekarang memang masih cukup amburadul pengelolaannya, banyak teman-2 berusaha memperbaikinya dan sdh mulai cukup kelihatan. Diantaranya sdh minta kepada pemerintah untuk membuat dirjen zakat seperti dirjen pajak gitu yg independent. Persoalannya pemerintah belum mau krn beberapa hal. inilah yg harus kita perjuangkan bersama. Krn zakat pasti bisa memberi kesejahteraan, bukan hanya bagi ummat Islam, tapi bagi semua ummat manusia. Dan sdh banyak contohnya. Kalo sekarang banyak LAZ dimana-2 tak apa, untuk mengenalkan apa itu ZAKAT dulu, sambil menunggu perbaikan lembaga zakat yg harus kita perjuangkan itu. Kalo bisa secepatnya. ayo kita keroyok..he3x

    Reply
  7. alfaroby

    setahu saya, islam tidak mengajarkan tentang ras agama, tentang menghina agama lain, mencemoh agama lain, dan islam adalah agama yang menghormati agama lain
    dari tulisan anda, seakan akan anda menyalahkan umat agama lain,
    coba renungkan, wajar gak…..
    kita hidup di dunia ini tidak sendirian men, ada berbagai macam agama, dan yang seharusnya adalah kita saling menghormati antar umat beragama tersebut.
    terlepas dari acara tersebut, apakah pantas kita sebagai umat islam kemudian sekonyong konyong memberikan opini kepada publik mengenai acara tersebut,

    saya balik sekarang,

    apakah pernah orang dari agama lain menghina atau mencemoh acara “kita” setiap hari sekitar pukul 5 pagi (kuliah subuh).
    apakah pernah agama lain menghina “kita” pada waktu acara lagi bagus bagusnya kemudian langsung ada tulisan “saatnya adzan maghrib untuk daerah jakarta dan sekitarnya”.
    apakah pernah agama lain menghina “kita” saat kita acara idul fitri, idul adha, karena acara TV malahan serentak menayangkan acara “kita”
    cam kan itu baik baik

    Reply
  8. purmana

    Wah banyak banget ya sudut pandang orang mengenai masalah “my-hope” ini… ane dah baca lebih dari 10 post di WP yg ngebahas ni topik. dan semuanya punya sudut pandang berbeda.

    Bersyukurlah bangsa ini punya masyarakat yang kritis dan kaya pikirannya.

    Reply
  9. Pingback: Repot Amat ? « [Chaos Region - Incorporated]

  10. abdulwahid al Maidany

    Masuk Islamlah!
    Bagi siapa yang melihat kitab Injil sekarang ini, masih sangat banyak ajaran-ajaran asli yang berasal dari ajaran Nabi ‘Isa, yang apabila mereka memahaminya dengan pemahaman yang jernih, niscaya akan membawa kepada keyakinan akan kebenaran Islam yang dibawa Nabi Muhammad utusan Allah.

    Di antaranya adalah apa yang disebutkan dalam Injil, kitab Ulangan 6:4: “Dengarlah hai orang Israil, Tuhan itu Allah kita, Tuhan itu satu.”

    Dan dalam kitab Yesaya 45:5-6: “Akulah Tuhan (Allah) dan tidak ada yang lain.”

    Demikian pula dalam Yohanes 17:3: “Inilah hidup yang kekal, yaitu mereka mengenal Engkau, satu-satu-Nya yang benar dan mengenal Yesus(1) yang telah engkau utus.”

    Demikian pula di dalam kitab Injil yang terdapat larangan membuat patung, dalam kitab keluaran 20:4-5: “Janganlah membuat bagimu patung yang menyerupai apapun yang ada di langit di atas atau yang ada di bumi di bawah, atau yang ada di dalam air di bawah bumi. Jangan sujud menyembah kepadanya atau beribadah kepadanya, sebab Aku Tuhan, Allahmu adalah Allah yang cemburu.”

    Bahkan anjuran untuk berkhitan pun disebutkan dalam Injil mereka, seperti yang disebutkan dalam Kitab Kejadian 17:13: “Orang yang lahir di rumahmu dan orang yang engkau beli dengan uang harus disunat,” lalu pada ayat ke-14 disebutkan: “Dan orang yang tidak disunat, yakni laki-laki yang tidak dikerah kulit khatannya, maka orang itu harus dilenyapkan dari tengah masyarakatnya. Ia telah mengingkari perjanjian-Ku.”

    Demikian pula dijelaskan bahwa Nabi ‘Isa hanyalah diutus secara khusus untuk Bani Israil, dan tidak lebih dari itu. Seperti yang disebutkan dalam Matius 10:5-6: “Kedua belas murid itu diutus Yesus dan ia berpesan kepada mereka: ‘Janganlah kamu menyimpang ke jalan bangsa lain atau masuk ke dalam kota Samaria, melainkan pergilah kepada domba-domba yang hilang dari umat Israel.”

    Dan dalam Matius 15:24 disebutkan: “Jawab Yesus: ‘Aku diutus hanya kepada domba-domba yang hilang dari umat Israil’.”

    Seluruh perkara ini dibenarkan Kitabullah (al Qur’an) dan Sunnah Rasul-Nya dalam banyak haditsnya. Oleh karenanya, setelah diutusnya Rasulullah sebagai Nabi dan Rasul penghabisan, maka beliau diutus untuk seluruh umat manusia. Sehingga tidak diperkenankan lagi bagi seorangpun dari kalangan umat ini untuk menjadikan petunjuk kecuali apa yang telah dibawa Muhammad bin Abdullah. Sebagaimana diriwayatkan Al-Imam Muslim dari hadits Abu Hurairah, bahwa Rasulullah bersabda:

    وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ لاَ يَسْمَعُ بِيْ أَحَدٌ مِنْ هَذِهِ اْلأُمَّةِ لاَ يَهُوْدِيٌّ وَلاَ نَصْرَانِيٌّ ثُمَّ يَمُوْتُ وَلَمْ يُؤْمِنْ بِالَّذِي أُرْسِلْتُ بِهِ إِلاَّ كَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّارِ

    “Demi Allah yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidaklah mendengar tentangku seorangpun dari umat ini, apakah dia seorang Yahudi ataukah Nasrani, lalu dia mati dan tidak mengimani apa yang dengannya aku telah diutus, melainkan dia tergolong penduduk neraka.” (HR. Muslim dan Ahmad)
    Wallahu’alam bish-shawab.

    (1) maksudnya adalah Nabi ‘Isa anak Maryam

    Reply
  11. abdulwahid al Maidany

    Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam bersabda:” Bukan miskin yang kutakutkan dari umatku, tetapi yang kutakutkan adalah Allah membukakan pintu rezeki lebar-lebar sehingga umatku lupa mengingat Allah.”
    di hadits lain Rasulullah Shollallahu’alaihi wassallam bersabda:” Kulihat penduduk surga itu kebanyakan orang-orang miskin, kemudian kulihat neraka kebanyakan adalah kaum wanita.”

    Reply
  12. alfigenk

    saya tidak sepakat banget klo anda menyuruh orang untuk pindah ke agama lain,,ibaratnya itu putus asa,,,
    harus lah kita sadar,kita berproses, kit amempunyai masa yang panjang dalam keterpurukan,,,keterpurukan yang sangat membekas dalam..nah,,saya rasa kita harus mengerti proses untuk bangkit lagi itu tidak mudah dan tidak secepat membalik telapak tangan,,,kita juga bisa melihat ,meski dengan lamban, roda kita semakin naik,dan jug asemakin cepat,,menurut saya kita memang harus selalu kritis dan terus berusaham dan jangan pernah menyerah jagnan pernah menyrah jangan pernah menyerah…apalagi kita kaum muda,,,kita punya wawasan baru yang lebih press dan luas dari pada sebelumnya, ,ya tugas kita untuk memperbaiki dan bertarung untuk memenangkan peperangan,,mengubah segala kesalahan menjadi tidak salah lagi dan sebagainya,,pokoknya kita harus lebih baik,,yang akan membuat lebih baik itu sendiri adalah kita sendiri…..karena tongkat estapet akan kita terima .

    jnagan mudah menyerah..jagan mudah menyerah..
    orang0orang kristen begitu cerdik,sedangkn kita selalu menjadi objek,,makanya kita juga jangan mau kalah cerdik,,meskipun orang kristen punya uang yang banyak,,nah,tugas kita lah menjadi lebih cerdik dengna segala kekurangan kita,,disana seninya..
    kita adalah umat terbaik di muka bumi ini,,bukan yahudi atau kristen..
    orang-orang kristen mencari domba yang tersesat,,hahah kita adalah domba-domba itu katanya,,,mereka cerdik menangkap domba rupanya..hahaha
    orang-orang yahudi sedari kecil sudah di doktrin mereka adalah umat terbaik di dunia,sedangkan umat lain adalah budak-budak mereka,mereka punya semangat,dan sekarang mereka adalah penguasa dunia,dengan jaringan bisnisnya yang kapitalis,mereka bangkit dengna bisnisnya..
    hahaha nah sekarang kita apa?..kita juga harus punya semangat,,,kita adalah umat terbaik didunia ini,yang lagi tertidur,,dan sebentar lagi akan bangkit,,makanya semua orang harus bersiap-siap dnenga semangatnya dan kerja kerasnya memperbaiki segalanya..dan hancurkan segala keputus asaan,,orang putus ada adalah orang yang kalah…
    itu pendapat saya

    Reply
  13. tarzan

    to: para sahabatku kaum muslim

    saya kristen, ga terlalu tau tentang acara ini. makanya sampe nyasar ke blog ini.

    tapi kalo boleh komen, gini:
    saya ga suka kristenisasi (dalam arti menjadikan orang “kristen” dengan cara maksa ato mengelabui),
    tapi kalo syiar secara sukarela menurut saya mestinya tidak apa2 (bukankah islam juga agama dakwah?). jadi, menurut saya, kalo anda beriman cukup kuat, saya kira tidak perlu kuatir lah. masa iya sih iman anda bisa berubah begitu saja hanya karena sebuah tayangan (apalagi kalo pemain2nya orang indonesia juga seperti informasi diatas). sama seperti tidak mungkinnya iman anda berubah karena sebungkus indomie 🙂

    tapi, kalo masalahnya adalah memberantas kemiskinan, saya kira kami orang kristenpun juga masih kurang banyak sumbangsihnya (masih banyak orang kristen yg miskin juga, ini menurut saya ya). saya sendiri malah salut dengan DAAI TV yg kelihatannya banyak sekali membantu orang dan tanpa pamrih. moga bisa niru. peace for all. i love my country! God bless you Indonesia!

    Reply
  14. 3xcho

    Assalamualaikum syekh, Tulisan yang ada muat sangat bagus, tetapi sangat hati hatilah dalam menulis. Memang negara ini carut marut perekonomiannya tetapi jangan sekali kali menautkan ekonomi ataupun kesejahteraan rakyat dengan agama. Ingatlah, Kemiskinan adalah suatu anugerah , mengapa karena tidak ada manusia yang mau miskin harta di dunia ini. Jadi janganlah menautkan Agama dengan ekonomi.OKe friends, semoga engkau di beri pencerahan oleh Allah atas tulisan terseut yang engkau muat.Wasaalamualaikum

    Reply
  15. Pingback: Sebuah Penantian, Membongkar Kebobrokan Kristenisasi « Anti Kristus

  16. wawan

    Saya setuju dengan cara berpikir tentang agama yang bersifat realitas. Artinya mari kita jalankan amalan agama dalam konteks internal atau diri kita sendiri secara kaffah. Jangan terlalu bombastis senantiasa melihat, mengawasi, dan mencurigai yang terlalu berlebihan dalam menyikapi sepak terjang dari orang-orang yang beda agama. Justeru kita harus “masuk” dalam lingkungan mereka dan kita mampu memberi warna yang Islam. Terlalu banyak agenda umat, seperti halnya memberantas kemiskinan, memperluas dan meningkatkan derajat dan kualitas pendidikan dari umat Islam, serta bagaimana meningkatkan derajat ekonomi umat. banyak program2 pemberdayaan yang bisa kita lakukan untuk meningkatkan derajat ekonomi umat. Salah satunya adalah dengan gerakan perluasan akses pendidikan terhadap umat yang tidak mampu. Cara berpikir yang terlalu “keluar” sembari tidak melakukan gerakan yang nyata untuk pemberdayaan umat, justeru menunjukkan bahwa sikap beragama kita belumlah dewasa. Sikap beragama kita terlalu “rapuh” tidak kokoh manakala sikap dan cara pandang kerap disibukkan dengan mencurigai yang berlebihan terhadap umat lain. Biarlah sikap mencurigai itu, jangan diekspresikan dengan emosional tanpa ada sikap dan tindakan yang membumi dalam kontek upaya perbaikan nasib umat Islam. Justeru sebaliknya mari kita tunjukkan bahwa dengan kearifan dan kedewasaan bersikap itulah kita harus menunjukkan bahwa hanya dengan program kerja keras dan kerja cerdas kita gagas dan kita realisasikan program-program keumatan baik dalam bidang pendidikan, ekonomi, dan keagamaan demi terciptanya masyarakat yang agamis dan makmur

    Reply
  17. danalingga

    Wah, mantap ini pak. Memang mau kita ngomong berbusa busa, bahkan mengancam untuk membunuh yang pindah agama. Jika umat di hadapkan dengan mati kelaparan apa pindah agama walau resiko di bunuh, ya saya kira tetap memilih pindah agama demi menyambung hidup.

    Reply
  18. musyaffacell

    sebenernya udah ada ustadz muda yg menggerakkan kita untuk banya bersedekah, misalnya ustadz Yusuf Mansur. Tinggal kita dukung aja programnya. Daripada kita cuma cuap2. Omong kosong semuanya.

    Reply
  19. dkmfahutan

    My Hope Indonesia

    Film ‘Sebuah Penantian” (aslinya berjudul “My Hope Indonesia”) merupakan bagian kecil dari rangkaian program pemurtadan di seluruh dunia. Agar kita semua lebih jernih dalam menilai program ini, maka di sini akan dicopy-paste keterangan tentang program tersebut dari situs Kristen sendiri, yakni dari “e-MISI’ yang sumber aslinya diambil dari www. Billygraham. Org/ourMinistries/international/myHope.

    Inilah salinannya:

    “My Hope” merupakan kombinasi yang strategis dari program-program televisi penginjilan dengan energi yang dimiliki ribuan gereja- gereja lokal. The Billy Graham Evangelistic Association sedang menguji coba proyek ini di Amerika Tengah, dengan harapan bisa menyebarluaskannya ke seluruh dunia, dari satu negara ke negara lain, sesuai dengan berkat dari Allah dan persediaan sumber daya.

    Projek “My Hope” bertujuan untuk memenangkan puluhan ribu orang di setiap negara sehingga mereka bisa mengenal Yesus dan secara aktif meneladani Dia dalam kehidupan mereka sehari-hari. Hal tersebut dapat tercapai dengan cara memberitakan Injil ke setiap negara, memfokuskan pada program-program televisi regional, dan melibatkan gereja-gereja nasional dan organisasi-organisasi Kristen dalam hal promosi, distribusi, mobilisasi, dan follow-up dari siaran program- program televisi tersebut.

    Projek ini akan dikembangkan ke semua benua di mana setiap benua dibagi menjadi beberapa wilayah (berdasarkan bahasa/geografis/ budaya, dan sebagainya.). Projek ini telah dikembangkan di Amerika sejak Juli 2002 dan mulai beranjak menjangkau wilayah-wilayah di Eropa dan ke seluruh penjuru dunia. Diharapkan akan tersedia 3 – 5 transmisi program televisi di setiap negara. Proyek ini akan berputar — jika program ini telah dipancarkan ke seluruh negara, maka prosesnya akan dimulai lagi ke setiap negara dengan tingkat yang lebih tinggi.

    Program-program “My Hope”, selain disesuaikan dengan budaya setempat, juga mempunyai muatan Injil yang jelas termasuk alamat kontak untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Tidak ada iklan yang lewat saat program disiarkan. Radio juga akan digunakan sebagai media promosi dan follow-up dari program ini.

    Gereja-gereja nasional membentuk jaringan pendukung untuk pelaksanaan proyek ini. Komite Nasional Interdenominasi akan berfokus pada doa, perencanaan, promosi, konseling, mobilisasi pelatihan, dan follow-up. Mobilisasi pelatihan ini disediakan bagi ibukota dan kota-kota lain yang menghendaki di setiap negara.

    Program ini didistribusikan melalui jaringan TV nasional, pemancar TV lokal, dan di manapun tempat melalui jaringan satelit, video, dan sebagainya. Program ini akan diudarakan dalam jam tayang utama di jaringan- jaringan televisi nasional.

    Sebuah kantor sementara didirikan di setiap negara. Kantor ini ditangani secara terbatas pada saat sebelum, selama, dan sesudah transmisi program melalui organisasi-organisasi dan individu- individu yang menjadi partner gereja.

    Seri kedua dari projek “My Hope” internasional mengambil tempat di Panama selama minggu Paskah 2003, dan langkah pertama telah dilaksanakan di Paraguay dan Venezuela. Para pemimpin gereja sangat antusias saat mengetahui bagaimana media ini bisa memberikan dampaknya bagi seluruh kota. Media televisi (sebuah budaya populer) yang mudah diakses oleh banyak orang merupakan sarana untuk memberitakan Injil di wilayah ini.

    Anda bisa langsung menjelajahi situsnya untuk mengetahui lebih banyak informasi tentang pelayanan outreach penginjilan dengan menggunakan media televisi ini. Pelayanan ini telah menolong ribuan orang untuk mengenal Kristus. Juga, terus doakan jutaan orang di Paraguay dan Venezuela yang saat ini merindukan kesempatan untuk bisa mengenal dan menerima Kristus serta pengharapan yang Dia berikan. (Sumber: Situs Billy Graham Evangelistic Association).

    Sebagai tambahan, saat film “My Hope India” diputar tahun 2006, berbagai milis dan situs Kristen menyebutkan bahwa program ini, “Telah berhasil memenangkan jutaan orang di India ke pangkuan Yesus Kristus” dengan arti lain: telah berhasil menjadikan jutaan orang India masuk Kristen. Bagaimana di Indonesia?

    http://suryaningsih.wordpress.com/2007/12/14/program-my-hope-dan-pemurtadan/

    Reply
  20. taufiq Zulfikar

    Yah kalo semua orang Kaya raya Berarti Bakalan Kiamat Dong…
    Tau gak sih tanda-tanda kecil Kiamat….
    Pelajaran SMP !!!! kalo gak tau payaaa….hhh
    Allah.swt telah memnentukan Rizki kepada setiap umat-umatnya tinggal bagaiman umatnya berusaha untuk mendapatkannya…
    dalam agama islam juga kita di wajibkan untuk kaya raya ada hadist menyatakan bahwa kemiskinan itu dekat dengan ke kufuran…

    Istighfar dan ber taubatlah…..

    Reply
  21. Kurt

    yap, karenanya, orang kaya jangan pelit … negara jangan korupsi, yang miskin jujur yang kaya jujur.. saya kira penyakit miskin ilang kali pak?
    cuma siapa yang berani menggebrak semuanya…
    salam kenal

    Imam Ali kw berwasiat dalam nahjul balaghoh:
    “jika kamu miskin, maka berdaganglah bersama ALlah, yaitu dengan menafkahi fakir miskin”
    bener gak kutipan ini kang?

    Reply
  22. leksa

    hahahaha….
    sudaahh…
    saya mau SUDZON sajah…

    tanya itu sama partai2 Islam,.. kemana aja duit mereka..
    ada ga setitik tanpa korupsi? ada ngga??
    terlalu banyak pengalaman teman saya yang miris melihat partai2 Islam (aka oknum-nya) yang perlu di boyong rame2 ke dalam got…

    Reply
  23. tedcha

    Tulisan yang cukup berani !!!!! Tapi
    Lebih baik miskin harta di Dunia tapi kaya amal di akherat dan itu tidak perlu ditunjuk2an atau di koar-koarkan ingat sebuah hadist
    ” sembunyikanlah kebaikanmu sperti engkau menutupi keburukanmu”
    jadi akan lebih menyedihkan jika seseorang di dunia mempunyai kekayaan materi sedangkan ia sangat miskin akan ilmu….
    Renungkanlah wahai saudaraku dan lebih berhati-hati lagi dalam bertindak……..!!!

    Reply
  24. abdulsomad

    assalamualaikum wr wb
    kita ini diciptakan oleh ALLAH bukan untuk disia siakan, kenapa kita tidak meminta langsung kepada NYA? kenapa malah kita meminta minta kepada makhluk?
    Rasa enggan kita untuk meminta kepada ALLAH menjadi kan kita miskin;
    kesombongan kita akan kehebatan diri kita, bahwa rezeki datang karena jabatan saya, karena sekolah tinggi saya, karena keahlian saya …
    membuat ALLAH juga enggan menurunkan rezeki melimpah buat kita…

    berharaplah hanya kepada ALLAH, memintalah kepada ALLAH, pasrahkan diri, tawakkal… INSYA ALLAH

    rezeki diturunkan oleh ALLAH bukan karena ijazah, titel, bukan karena skill, tetapi rezeki melimpah semata mata hanya karena ketaqwaan kita dan keberkahan amal.

    Reply
  25. telmark

    Islam yg membantu ada kok. Agama lain yg membantu juga ada. yg payah tak mau perduli dari Islam atau agama lainnya jg banyak. itu sifat Manusia, bukan sifat Agama. karena tohsemua Agama mengajarkan ilmu ttg kebaikan.

    Reply
  26. Ram-ram Muhammad

    Tepat sekali Kyai Kurt. Kutipan sampeyan memang benar terdapat Nahjul Balaghah. Yang pertama kali harus dinafkahi adalah dirinya sendiri yang miskin. Miskin sendiri berakar pata kata Sakana (huruf SIN, KAAF dan NUN), yang setiap kata bentukan dari kata tersebut memiliki makna yang sama, yaitu diam, tidak bergerak atau tinggal gak ke mana-mana. Miskin, secara bahasa berarti “orang yang diam”. Bisa bermakna: Orang yang ekonominya diam sehingga tidak mampu mencukupi kebutuhan-kebutuhan dasar hidupnya. Juga bisa bermakna, bahwa kemiskinan lebih disebabkan oleh sikap pasif (diam) dalam mencari karunia Allah SWT. itu sebabnya, Ali Karramallaahu Wajhahu berkata seperti demikian.

    Weleh-welwh, kepanjangan komennya euy… 8)

    Reply
  27. cupoe

    Cara penyampaian yang beresiko dan kontroversi 😦
    Jika dengan kemiskinan bisa membuat imanku semakin bertambah, aku lebih memilih hidup dalam kemiskinan. 🙂
    Yang penting tetep ber”usaha” dan ber”doa”.

    Reply
  28. Sari

    Kata orang tua: jangan menganut teori kodok, kodok itu kan karakternya kaget sedikit loncat. Ya persis sama kampanye diblog ini, kalo ga sejahtera milih pindah, nangis, kabur, mental lembek. Emang mau jadi kodok? udah loncat2 di dalam tempurung pula. Kalo ada masalah sama kesejahteraan lo, harusnya lo lebih fighting 4 survive dong

    Reply
  29. Indrajit

    moderated gak yah comment sya..

    One simple question, sebelum Anda menyuruh orang lain pindah agama supaya bisa hidup makmur, apa Anda juga sudah pindah?
    Kalo blom gak usah Omdo dech kayak pejabat aja… ato sekedar ningkatin jumlah visitor.
    Sudahkah Jesus menerangi hati Anda?

    Reply
  30. Pingback: Kita Harus Takut Menjadi Miskin | ebonk - to rock, not to roll !

  31. mayline

    SYALOOM…
    GiTu Aja Koq RepOt Toh??????
    CAPE DEAHHHHH, LOJA DEHH…TIRED DAHHHH…..
    BAGI UMAT KRISTEN DIDUNIA SABAR AJA YUPZ….. MIKUL SALIB KRISTUS ITU GAX GAMPANG KALEEE……
    SELALU AJA ADA HALANGANNYA…
    ORANG YANG NYINGGUNG2 KITA TUH, JANGAN DIDENGERIN…
    KAN UMAT KRISTEN NGAJARINNYA “KASIH”
    JADI INGAT YANG DIAJARKAN TUHAN YESUS”KASIHILAH SESAMAMU MANUSIA
    SEPERTI ENGKAU MENGASIHI DIRIMU SENDIRI”
    INGATT!!!!!!!!
    KEDATANGAN TUHAN YANG KEDUA KALI..
    AKAN BANYAK ANTIKRISTUS…

    SO JAGA IMANMU GUYS…
    TUHAN TAU SIAPA YANG BENAR ATAU TIDAK YA KHANNNNNNNN….

    aduhhh,,,kayaknya ada yang mati kutu….tuh???huahahahahahahahahahah
    TUHAN MEMBERKATI SEMUANYA…MUUUUUUUUUUAAAACCHH
    JESUSU LOVE YOUAND SO DO I

    Reply
  32. LORENG

    HUUYYY..

    koq pada GEGER beud ceh????
    kayaknya orang Kristen gax pernah sirik tuhh tentang agama laen…
    buktinya banyak beud kalee buku2 yang tersebar luas,,,, isinya tentang menghujat YESUS lah ato ISLAM VS kristen

    Reply
  33. andrisihebat

    Assalamualaikum…
    bapak yang punya blog,izinkan saya sedikit melakukan “counter attack”
    saya muslim,tapi muslim yang moderat…menurut saya,sekali lagi MENURUT SAYA…adalah sah-sah saja setiap agama menyiarkan keyakinan nya…gapapa,toh negara kita bukan negara agama…jadi bebas-bebas saja…
    tapi tentunya ada aturan dan batasan-batasan (dengan kata lain norma) nya….kaya misalnya TIDAK diperbolehkan menyiarkan agama secara “terang-terangan” pada orang yang sudah menganut agama…
    nah terkadang, beberapa oknum sering menyalahi aturan dan batasan tersebut dengan vulgar…
    @mayline:
    SO JAGA IMANMU GUYS…
    TUHAN TAU SIAPA YANG BENAR ATAU TIDAK YA KHANNNNNNNN….

    andrisihebat:
    Tuhan yang mana dulu niiih….ga usah terlalu overated gitu lah,biasa lah…

    aduhhh,,,kayaknya ada yang mati kutu….tuh???huahahahahahahahahahah

    andrisihebat:
    matikuti gimana ni maksudnya?mati kutu karena misinya ketahuan?

    @loreng:
    koq pada GEGER beud ceh????
    kayaknya orang Kristen gax pernah sirik tuhh tentang agama laen…
    buktinya banyak beud kalee buku2 yang tersebar luas,,,, isinya tentang menghujat YESUS lah ato ISLAM VS kristen

    andrisihebat:
    ah masa om? anda nampaknya harus lebih sering membaca buku….

    tapi sudahlah….saya juga juga tidak suka dengan konfrontasi,apalagi udah menyangkut agama…debat kusir aja jadinya…

    untuk muslim: jangan cuma bisa bertiondak reaktif, coba lebih intropeksi…

    untuk yang lain: coba lebih sensitif dan menghargai ummat lain….

    REGARDS
    maaf kalo “conter attack” nya menyinggung pihak2 tertentu….

    Reply
  34. andrisihebat

    maaf kalo jadi “nyampah” nih bpk pemilik blog…
    setelah update informasi,ternyata semua peringatan itu semata-mata HOAX…
    SIAL…
    saya jadi malu terjebak dalam arus “fitnah” ga jelas ini…malah ada info lho, klo info penyebaran “sms waspada” itu malah buat ningkatin rating….
    giling….

    PESAN MORAL DARI INI SEMUA:jangan mudah terjebak dan terpancing…..

    REGARDS

    Reply
  35. andy

    SALAM…UNTUK MAYLINE..:
    WHAT HEAVEN WITH YOU..?NGGAK USAH SEWOT GITU DENGAN AJARANMU,YESUSMU,APAPUN AGAMAMU,KARENA DALAM ISLAMPUN DIAJARKAN KASIH SAYANG SESAMA UMAT DIMUKA BUMI INI,MUNGKIN MENURUT ANDA AJARANMU YANG TTERBAIK,TAPI MENURUTKU ISLAMKU ADALAH YANG TERBAIK,
    PERLU ANDA KETAHUI ISLAM MENGAJARKAN :AGAMAKU BUATKU DAN AGAMAMU BUATMU…

    ADMIN: Mohon tidak ada lagi comments yang membahas kelebihan atau kekurangan agama masing-masing/orang lain. Thanks

    Reply
  36. andy

    SAYA SEBENARNYA PINGIN TAU APA SIH YANG DISEBUT ISLAM MODERAT ITU…
    APAKAH SESEORANG YANG MENGAKU ISLAM MODERAT ITU BENAR 2 TELAH FAHAM AKAN KEMODERATAN NYA ITU..?APA CUMAN TAU RUKUN ISLAM ITU LIMA?

    Reply
  37. RH

    Dengar…. Aku tidak peduli apa yang anda semua perdebatkan…
    Satu saja yang ingin aku katakan… Jika ada yang ingin pindah dari ISLAM k agama lain, sungguh dia adalah orang yang tidak percaya kepada ALLAH SWT.
    Apapun yang terjadi, cukup jaga satu hal, dan mintalah satu hal saja…
    YA ALLAH, DALAM KEADAAN APAPUN DAN DALAM KEADAAN BAGAIMANAPUN, JANGAN PERNAH ENGAKU BIARKAN AKU MERAGUKANMU, DAN JANGAN PERNAH ENGAKU BIARKAN AKU BERADA DALAM KEKAFIRAN. SAMPAI SAATNYA ENGAKU MEMBAWAKU KEMBALI KE SISIMU NANTINYA…. AMIN, YA ROBBAL ‘ALAMIN

    Reply
  38. azizi

    satu tawaran yang saya ajukan pada para pembaca semua:
    satu solusi:
    TEGAKKAN SYARI’AH DAN KHILAFAH
    (kepemimpinan umat Islam yang bersifat Universal)
    semua urusan Insya’allah akan kembali baik sebagaimana dahulu kejayaan islam diakui dengan sebutan “The Golden Age”.
    masalah kemiskinan, pendistribusian zakat dll. akan dituntaskan dengan baik dan tersistem.
    jangan diragukan, karena dengan meragukannya berarti anda menambah daftar penghambat terealisasinya misi tersebut. perjuangkanlah, pahala kesurga menunggu anda…
    jangan hanya pandai mengeritik, itu hanya akan membikin orang kafir tertawa…
    agungkanlah asma Allah SWT
    ALLAHU AKBAR!

    Reply
  39. elwatsiq bil haq

    1 lagi (kelupaan)
    jangan pernah mentolerir orang kafir (yahudi atau nasrani) karena mereka tidak pernah mentolerir kita. lihat al-baqarah 120
    jangan terkecoh dengan perlakuan baik mereka, karena salah satu misi kristen yaitu dengan cara “akrabisasi”, di balik itu semua mereka akan menghancurkan kita di dunia dan di akhirat.
    semoga Allah Selalu Memberkati kita semua dengan KasihNya…
    jangan terpedaya dengan kasih sayang nisbi yang ditawarkan orang2 nasrani… saya sering kontak orang kristen dan sungguh hati mereka sebenarnya tidak tenang terus berada di atas kesesatan..

    Reply
  40. Muhammad Baiquni

    memang dari pembicaraannya terkesan mengerikan, namun saya melihat subtansi yang begitu menakjubkan.

    Memang kita menjadi apatis namun tak ingin diusik. Jadi serba salah…

    Memang umat jaman sekarang susah-susah, kena hidup buruk dikit langsung maen pindah agama.

    Toh mau bagaimana, toh Allah-lah sang pengatur hidayah

    Iya toh

    Reply
  41. sy sk gorengan

    Jujur saja isi tulisannya menusuk jauh ke dalam inti permasalahan umat muslim kita.., apapun anggapan orang tetaplah kebutuhan dasar untuk bertahan hidup itulah yg utama mesti dipenuhi dulu… kita tidak bisa hanya bersembunyi di balik indahnya ajaran Islam kalau tidak pernah diterapkan dalam keseharian (duniawi)… bukankah mati saat mencari nafkah yg halal itu setara dg mati sahid?

    Reply
  42. Jonathan

    31 tahun saya hidup dan 13 tahun saya menjadi orang Kristen, rasanya saya belum pernah dengar Gereja mengajarkan Kasih hanya kepada orang non agama. Kasih itu untuk semua orang. Jadi kalau di jalan saya ketemu orang laper, kalau saya punya indomie ya saya kasih aja. Gak mungkin lah saya tanya “elu agamanya apaan?” Walah. Kok repot amit. Amit aja gak repot. Kalau aku diberkati oleh Tuhan. Rasanya aku juga punya hak juga untuk memberkati orang lain. Gak peduli agamanya. Iya kan? Sebenarnya kalo dipikir baik-baik. Pindah agama atau tidak itu kan urusan orang itu sendiri. Aku pindah agama atau tidak juga urusanku sendiri. Mau masuk surga atau neraka yang mutuskan Tuhan bukan? Bukan saya atau anda kan? Apa melaksanakan semua kewajiban agama anda bisa menjamin anda masuk surga ? Apa dengan anda melakukan jihad berarti anda pasti masuk surga? Saya ragu kalau jawabannya hanyalah INSYAALLAH. Kalau Allah mengijinkan. Bah. Kalau gitu kenapa anda harus memvonis agama lainnya kafir dan bahwa hanya agama Islam lah yang terbaik? Dan tentang kemiskinan, saya tidak setuju kalau kemiskinan itu dianggap sebagai anugerah. Kemiskinan itu penyakit. Orang miskin bisa merampok. Orang miskin bisa menjual anaknya ke pelacuran. Orang miskin bisa membunuh kakak atau adiknya hanya karena warisan. Orang miskin bisa menyembah setan dengan mencari pesugihan atau tumbal. Pantas saja bangsa ini tidak pernah maju karena ternyata Indonesia ini bangga akan kemiskinan. Kenapa kita tidak berusaha mengentaskan kemiskinan daripada berdebat soal agama?

    Reply
  43. Jonathan

    saya mengomentari pendapat saudara abdulwahid al Maidany // Desember 15, 2007 at 10:22 am

    Saya tidak terkejut dengan semua ayat yang anda sebutkan diatas. Ayat yang sering dikutip sepotong-potong oleh umat muslim sholeh, bijaksana dan alim seperti anda.

    Komentar saya :

    Umat muslim mengatakan bahwa Yahudi/Zionis/Israel/Israil itu adalah kafir, iblis, setan, murtad, zholim dan lain lain dan sebagainya.

    Semua ayat yang anda kutip diatas secara langsung membuktikan bahwa orang Islam sebenarnya adalah identik dengan Yahudi.

    Contoh paling mudah : Bangsa mana yang memiliki tradisi sunat? Tentu saja bangsa Yahudi. Bandingkan dengan Islam.

    orang Muslim menyembah ke arah Ka’bah. Orang Yahudi menyembah ke arah Yerusalem.

    Saya bukan ahli agama jadi tidak jago menulis panjang lebar.

    Hanya saja semakin umat Muslim berusaha menghujat dan menentang Yahudi, entah kenapa saya melihat banyak titik persamaan diantara kalian. Yah sama-sama keturunan Ishak dan Ismail kan?

    Ironis. Dramatis. Tragis. Antar saudara saling menolak dan membenci.

    ^ – ^

    Reply
  44. akuoy

    setahu saya mmg ada istilah Kristen Indomie.Tapi itu bukan karena mereka dipaksa jadi Kristen.tapi karena mereka merasa umat yang seiman dengan mereka tidak mempedulikan mereka.Justru umat beragama lain yang menolong mereka.

    Nah utk apa merasa takut kl orang2 pindah agama tertentu.Buat Saya,agama yg saya anut sekarang adalah anugerah dan Kasih karunia.Dan tentu saja buat penganut yang lain juga seperti itu.
    Saya tidak ambil pusing jika ada teman yang pindah ke agama lain.Semoga apa yang dia anut bisa diamalkan dengan baik
    Agama itu untuk diamalkan bukan…?

    Dan banyak dr umat Islam yang tidak mengetahui Yahudi itu sebenarnya agama yg gmn.Yahudi itu ga sama dgn Kristen.
    Yahudi adalah agama yang sampai sekarang menanti2 Mesias. Sedangkan bagi umat Kristen,Yesus ad Mesias dan Yesus Ad. ALFA & OMEGA.Dia adalah awal dan akhir.
    bagi Umat Kristiani Tidak ada penyelamat lain selain Yesus dan setelah Yesus.
    Kl menurut umat Islam tidak begitu,ya terserah,kl Kitab Suci nya ad. Alquran,tentu saja yang umat islam percayai adalah apa yang ada dalam Alquran bukan Injil.

    Kalo soal dengan kendaraan apa Yesus turun dr “langit”.itu bukan urusan kita. Suka2 Dia lah, mana yang Dia rasa enak.

    Oya…apakah ada diantara kalian yang tau,banyak Pendeta2 yang ditangkap dan keluarga mereka diteror org tak dikenal,ga berapa lama gereja tempat mereka bertugas ditutup paksa krn dianggap ilegal?

    Dan Untuk apa bicara soal bgmn Islam di Amerika,dan negara yang lain.Negara kita yang tercinta ini aja yang perlu kita lihat.Apakah negara kita ini lebih baik dalam memperlakukan minoritas?

    Sudahlah, yang penting apapun agama kalian semua,kalau tujuan kalian membangun Indonesia yang maju,menolong sesama, mari kita sama2 bertindak tanpa memandang agama apa,suku apa yang kita tolong.

    Thx…

    Reply
  45. Pingback: Hukum Rajam tidak ada dalam AlQuran Mengapa Nabi Muhammad Pernah Memerintahkan Rajam Pelaku Zina « menulis apa saja yang AKUSUKA

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s