Citra Negatif tentang “Indonesia” dalam Film-Film Hollywood

Indonesia digambarkan sebagai negara primitif dan terbelakang, orangnya jahat, negaranya kacau.  Heran ya kok Pejabat Indonesia tidak ada yang protes? 

KING KONG (1933 DAN 2005)

King kong digambarkan sebagai hewan langka dan primitif. Untuk meyakinkan penonton akan hal ini, dipilihlah Pulau Tengkorak yang letaknya di perairan Indonesia. Tujuannya agar tergambar bahwa hewan tersebut berasal dari tempat yang sangat jauh, dan tentu saja,primitif.Sempat juga tergambarkan dalam film kalau kapal laut yang membawa king kong bernama Kapal Soerabaja.

JUMANJI (1995)

Film yang dibintangi Robin Williams ini bercerita tentang petualangan ajaib yang dialami para tokohnya lewat perantara sebuah papan permainan. Dalam salah satu adegannya, Williams kembali ke dunia nyata dengan berpakaian compang- camping dan bertingkah layaknya orang sakit jiwa yang akan membuat keributan. Saat hendak ditangkap polisi, Kirsten Dunst berusaha meyakinkan kalau Robin Williams adalah pamannya yang berasal dari Indonesia. Well, rupanya penulis skenario film ini menganggap Indonesia adalah tempat orang-orang primitif yang senang membuat kerusuhan.

THE ISLAND OF DR. MOREAU (1996)

Film ini bercerita tentang ilmuwan sinting yang terobsesi menggabungkan manusia dan hewan menjadi spesies baru. Untuk menggambarkan keabnormalan si ilmuwan, dipilihlah lokasi ”primitif” di sebuah pulau terpencil di kawasan Indonesia timur. Setting dan kisah film ini sebenarnya tidak perlu ”diambil hati”kalau saja yang membuatnya bukan sutradara kawakan John Frankenheimer yang dikenal lewat Ronin,The Manchurian Candidate,dan sederet film berkualitas lainnya. Satu lagi, dalam versi novel yang ditulis H.G. Wells, kapal yang ada di film ini bernama Ipencacuanha. Di versi film, nama kapalnya berubah menjadi Ombak Penari yang diambil dari kata Wave Dancer.Padahal disesuaikan dengan grammar, seharusnya terjemahannya adalah Penari Ombak.

BATS (1999)

Lagi-lagi Indonesia ”dilibatkan” dalam sebuah eksperimen keblinger. Kelelawar-kelelawar yang dijadikan bahan percobaan oleh pemerintah dalam film ini berubah menjadi hewan yang beringas dan menyerang penduduk kota. Mau tahu dari mana asal kelelawar tersebut? Ya, Indonesia. Bahkan dua kelelawar yang jadi ”bintang”dalam film ini diambil langsung dari negara kita.

ANACONDA 2: THE HUNT FOR THE BLOOD ORCHID (2004)

Sekuel Anaconda ini bercerita tentang serombongan ilmuwan yang melakukan ekspedisi mencari anggrek berdarah, yang dipercaya membuat awet muda.Namun, rombongan ekspedisi justru porak-poranda diserang anaconda ganas yang ternyata telah memakan anggrek tersebut. Untuk membuat adegan itu masuk akal, disebutkan lokasi anggrek berada di pedalaman Kalimantan.Ya, bahkan di era informasi ini sineas Hollywood masih menganggap Indonesia sebagai sarang flora dan fauna tak lazim. Bayangkan, lokasinya di Kalimantan. Tapi,hewan-hewan yang lalu lalang justru dari Amerika Selatan.Oh Tuhan, sejak kapan anaconda nongol di Kalimantan? Enggak logis banget kan?

Sarang Teroris, SLEEPER CELL (2005-2007)

Serial TV ini bercerita tentang Darwyn Al-Sayeed, seorang muslim Afrika-Amerika yang bekerja sebagai agen FBI. Tugas Darwyn adalah mengusut kasus terorisme yang dilakukan organisasi teroris pimpinan Faris Al-Farik. Diceritakan, dalam episode Target dan Scholar,Darwyn berurusan dengan tokoh mahasiswa Indonesia bernama Eddy Pangetsu (Jeff Mallare). Eddy digambarkan sebagai ahli biologi kimia yang direkrut Faris Al-Farik untuk membuat virus anthrax yang disebar di Amerika.

Menariknya, salah satu adegan menggambarkan Faris menuduh Eddy menyelundupkan virus tersebut ke Indonesia untuk dikirimkan ke pamannya, seorang gangster lokal.Oke, negara kita kini digambarkan cerdas, tapi gemar berperang. Ironisnya lagi, Sleeper Cell yang punya tagline ”Friends. Neighbours. Husbands. Terrorists” ini ternyata cukup mendapat perhatian di negara asalnya. Buktinya,tahun lalu serial ini dinominasikan Emmy Awards untuk kategori Outstanding Miniseries, serta Golden Globe untuk Best Miniseries.Untunglah, Sleeper Cell tidak menang.Lebih untung lagi, Jeff Mallare si pemeran Eddy Pangetsu juga tidak masuk nominasi.

Negara penuh konflik, THE YEAR OF LIVING DANGEROUSLY (1982)

Film yang diperankan oleh Mel Gibson dan Sigourney Weaver ini berkisah tentang seorang wartawan yang dikirim ke Jakarta untuk meliput masa-masa genting di tahun 1965-1966. Saat itu, Indonesia yang dipimpin oleh Presiden Soekarno sedang mengalami krisis politik dan ekonomi.Tak heran, situasi Jakarta digambarkan sangat kacau, lengkap dengan embel-embel penduduk yang merana karena kelaparan.

SMALLVILLE, MUSIM 2 (2003)

Whitney,pacar Lana,masuk militer dan dikirim ke wilayah yang sedang berkonflik.Di mana? Ya, di Aceh. Saat sedang berpatroli, kendaraan yang membawa Whitney dan peletonnya dibombardir, dihujani ledakan bertubi-tubi.Adegannya mirip kondisi perang di Irak.

Negara ”Selalu Bikin Kacau”, LETHAL WEAPON 4 (1998)

Dalam salah satu adegannya, Danny Glover memaki-maki kapal yang ditumpanginya bersama Mel Gibson. Dengan mimik khasnya dia berkata, ”Kapal bodoh ini dibuat oleh seseorang yang berasal dari Indonesia.” Wah….

SWEETEST THING (2002)

Si manis Cameron Diaz juga tidak mau ketinggalan ”menghina” Indonesia. Di salah satu adegan, Diaz yang kewalahan dengan ulah teman-temannya yang sering bikin repot, langsung nyerocos dengan santainya, ”Kalian ini bikin kacau saja seperti Indonesia!!”

Sumber: http://forum.detik.com/showthread.php?t=3109&page=9

* note: Di forum diskusinya mengenai penyebutan nama Indonesia dalam film-film hollywood, kemudian ada yang post mengenai citra negatif mengenai Indonesia.

  • Saya pernah lilhat di film kartun Tintin “Flight 747” yang menceritakan pilot pesawat bercakap-cakap dengan bandara Makassar.
  • Ada film ttg orang yang dapat info dari anak Indonesia tapi harus bayar, kayak lingkungan bronx di AS saja.
  • Terus pelabuhan Surabaya juga pernah muncul di film yang saya lupa judulnya. Pelabuhan hanya  digambarkan  pintu masuknya saja, nampak kecil dan tidak meyakinkan, film bersetting tahun 1970
  • Film Return to Eden ada menyebut kata atau kota di Sumatera.
  • PC Game Alpa tahun 2000 (saya lupa judul lengkapnya) menjadikan Riau sebagai target operasi anti teroris. Di Riau kan ada Caltex AS.
Advertisements

16 thoughts on “Citra Negatif tentang “Indonesia” dalam Film-Film Hollywood

  1. salendra

    emang kita masih primitif pak heee liat uang aja aneh trs liat rumah bagus, mobil bagus makanya kita kek gitu jadi pantes klu mereka bilang kita primitif kita kayak baru mengel uang jadi suka korup heee 😀

    Reply
  2. warnetubuntu

    kapal laut yang membawa king kong bernama Kapal Soerabaja.

    mas sedikit kurang teliti.. kapalnya bernama SURABAYA .. padahal settingnya tahun jaman jebot 😀 , saya ingat sekali karena menurut saya hal itu anomali 😀 , btw, kalau tidak salah spelling kata surabaya jaman dulu adalah SOERABAIA 🙂

    IRW: saya copy paste dari situs forum detik.com, thanks atas koreksinya

    Reply
  3. Malia

    kirain kamu yang tulis ternyata ambil dari detik ya. Sempet bangga deh..

    IRW: wah saya nonton filmnya doraemon, simpson sama crayon sinchan doang …. wakakakak

    Reply
  4. Amed

    Sementara tetangga kita Malaysia, begitu di Entrapment dicitrakan agak miring dikit langsung melayangkan protes…

    *klik kanan, del.icio.us*

    Reply
  5. enda

    Ada tambahan, di filmnya Will Ferrel, “Talladega Nights: The Ballad of Ricky Bobby” salah satu anaknya berseru ke ayahnya untuk mengalahkan musuh pembalap: Kick his ass back to Indonesia!

    iRW: Wah saya dapat kunjungan dari mbahnya blog indonesia 🙂 thanks, mas enda.

    Reply
  6. auliahazza

    Walaupun begitu, Indonesia tenar kan 😉 keren sudah masuk dalam berbendaharaan kata di hollywood …

    Nanti kalau Indonesia menjadi “wah, lebih baik” pasti bikin filmnya lain deh … ceritanya ga jauh-jauh dari heaven hehehe

    Reply
  7. Neo Fortynine

    Dalam film Ballad of Ricky Bobby: “Come On Dad, Sent him to Indonesia”

    yang artinya kalahkan dia saja! Kejadian sewaktu si Bobby membalap melawan Homosexual dari Francis

    Reply
  8. endy1980

    Penulis asli artikel ini terlalu berlebihan. Beberapa memang ada benarnya juga/ bisa dibenarkan (menurut saya):

    1. KingKong.
    Namanya juga pulau TERPENCIL. Penduduknya wajar kalo primitif. Apalagi settingnya puluhan tahun silam. Indonesia kan punya suku tradisional yg memilih untuk hidup ‘alami’ di pedalaman2, macam seperti suku di Papua. Dayak juga bisa.

    2. JUMANJI
    Teknologi kita memang tertinggal dari teknologi Amrik. Internet saja masih mahal di sini dan unlimited murah pun susah. Gak seperti di Amrik. Jadi tak eprlu sakit hati kalo kita dianggap ‘primitif’ Kerusuhan? Lupa dengan Kerusuhan Mei 1998 di IBUKOTA Jakarta?

    3. THE ISLAND OF DR MOREAU
    Kita seharusnya bangga dipilih sebagai tempat ‘primitif’ sebab orang barat menganggap Indonesia masih punya alam yg ‘perawan’, serba alami, belum tersentuh peradaban (ini PUJIAN). Buktinya, beberapa suku Papua memilih memelihara tradisi, meski harus berkoteka (pria) dan tak memakai BH (wanita).

    4. BATS
    Karena Indo dianggap punya alam yg asri dan ‘perawan’, masuk akal donk kalo ada hewan2 ‘buas yg aneh’. Hewan2 indonesia dianggap antik dan unik.

    5. ANACONDA 2
    Lagi2 ini PUJIAN. Kita dianggap masih punya alam yg ‘perawan’. Sayangnya kenyataanya, alam kita sudah diperkosa habis2an! 😥 HUtan Kalimantan dulu memang termasuk top10 daftar hutan dunia kan?

    6. SLEEPER CELL
    Lupa dengan Amrozi dkk? Bom Bali? Bom Marriot? Para pelakunya orang dari mana yach??? Hobi perang? Err… GAM? Konflik TimorTimur zaman soeharto?

    7. THE YEAR OF LIVING DANGEROUSLY
    Memang benar kan? Gara2 itu, soeharto menyalahkan paham komunis yg dianut soekarno. Komunis dilarang. Bahkan banyak warga Chinese yg dibantai serta hal2 berbau oriental mendadak melanggar hukum >< Bener2 kacau!

    8. SMALLVILLE, MUSIM 2
    Memang tidak seheboh Irak. Tapi setiap kita mendengar kata PERANG, KONFLIK, apa yg terbayang di pikiran kita? Wartawan RCTI aja dulu sampai mati TERTEMBAK di Aceh!

    9. SWEETEST THING
    Citra Indo memang jelek gara pencaplokan TimTim oleh soeharto dan juga kerusuhan Mei 1998.

    10.” Ada film ttg orang yang dapat info dari anak Indonesia tapi harus bayar, kayak lingkungan bronx di AS saja.”
    Itu namanya Informer. Itu mah masih normal. Coba kalo di jalan2 Jakarta, kena TODONG.

    11. “PC Game Alpa tahun 2000 (saya lupa judul lengkapnya) menjadikan Riau sebagai target operasi anti teroris. ”
    Lagi2… Lupa dengan Amrozi dkk? Bom Bali?

    INTINYA:
    Memang pada kenyataannya negara kita tidak sekacau yg digambarkan. Tapi pada sata tertentu, MEMANG DEMIKIAN apa adanya. Seperti kata pepatah, nila setitik, rusak susu sebelanga. Citra2 negatif lebih gampang diingat. Kita harus instropeksi diri sendiri. Kalo muka kita jelek, kita harus berani berkaca dan mengubah penampilan agar menjadi lebih baik.

    Reply
  9. qrazee

    Hai pak, apa kabar? Ngomong-ngomong, tulisan bapak boleh saya kopi nggak? Saya yang baca tulisan itu juga panas neeehh. Emang dasar mahluk PIGmen, mikir nggak pake otak!

    Oia, itu tulisan mau saya kopi buat saya jadikan bahan pembicaraan di kelas bahasa Inggris nanti. Guru saya kan bule. dari amerika pula. Wah, lengkap sudah. Yah, walau gak ada kaitannya sama Hollywood, tapi setidaknya saya bisa mengungkapkan atas ketidak sukaan saya pada film-film hollywood yang terkesan menghina negara saya.

    Walau mahasiswanya suka bertindak anarkis, ada banyak hal di negara ini yang masih bisa dibanggakan.

    Bule BANCI!!!!!!!! Gue benci bule!!!!!!

    Reply
  10. frizzinnia

    emang tuh…orang2 bule itu aneh…gak tahu di Indonesia udah modern kali ye…
    Tapi, emang iya lho…adek gw pernah pergi pertukaran pelajar ke amerika selama setahun dan dia bilang kebanyakan orang2 di sana gak tahu indonesia itu di mana…bahkan mereka bertanya-tanya apa di Indonesia ada gak yang namanya Mc Donald. Gila gak tuh…???jadi, emang mereka pikir negara kita ini jauhhhh banget….sampe2 ditanyain apa ada gak sesuatu kayak mc donald.

    Reply
  11. praboto

    Ada lagi film tentang indonesia di West wing, dimana presiden amriknya adalah bapaknya charlie sheen siapa tuh ? Ada cerita ketika presiden indonesia mampir ke amrik, nama presnya Suganto, gak bisa bhs inggris cuma bisa bilang yes…yes sambil senyum senyum. Jadi ketika pres amrik tanya sesuatu dijawab yes..yes sambil angguk angguk kepala. Kemudian ada menlu yang bernama Bambang, mereka memanggilnya mr Bembeng..
    Nah si amrik ini bingung karena gak ada penterjemah, maka dipanggilah orang portugal yang bisa bahasa indonesia tapi gak bisa bahasa inggris. jadi perlu 3 orang untuk terjemahin bhs inggris ke indo. Ketika mereka sibuk terjemahin, sambil maki maki orang kita, si bambang ini nyeletuk, ngapain kamu bingung2, aku gak sebodoh itu, kamu menghina bangsaku ya..!!
    Langsung si amrik terkaget kaget…

    Wah ini film konyol banget..

    Reply

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s