Melihat perkembangan kondisi kesehatan daripada Pak Harto selama seminggu dua minggu terakhir, sebaiknya Mbak Tutut Mintalah Maaf Kepada Rakyat Indonesia untuk Pak Harto, terutama yang pernah dizalimi selama beliau menjadi “hukum dan hakim” di Indonesia.
Permintaan maaf yang baik tentunya diiringi tindakan, seperti memberikan santunan yang memadai kepada para ahli waris korban-korban kebijakan Pak Harto…… Ahli waris korban-korban kasus pembantaian PKI, DII TII (opsus), Priok dan banyak lagi. Ada satu hadist Nabi Muhammad SAW yang perlu diingat oleh siapa saja, “Doa orang teraniaya tidak akan ditangguhkan oleh Tuhan” Barangkali ada yang mendoakan Pak Harto atas hal-hal yang buruk/tidak baik.
* Seberapa negatifkah/burukkah doa para korban yang pernah dizalimi? Don’t try to imagine deh!
Selain itu untuk orang-orang yang care ke Pak Harto, sebaiknya berdoanya begini “semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk Pak Harto”.
* Dipasangi alat pernapasan ke kerongkongan, disuntik de ell ….. buat orang sepuh itu lumayan sakit dan menderita lho ….. itu cerita teman yang menemani Ibunya yang antara koma dan sadar selama 2 tahunan sebelum sang ibu meninggal dunia.
9 tanggapan so far ↓
Hoek Soegirang // Januari 15, 2008 pada 9:36 pm |
“semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk Pak Harto”.
Aminnnn……..
Mardies // Januari 15, 2008 pada 11:36 pm |
Mbak tutut minta maaf? Gengsi kayaknya. Mungkin kalo Pak Harto udah nggak ada baru bisa (mungkin) minta maaf.
hadi arr // Januari 16, 2008 pada 8:49 am |
“Doa orang teraniaya tidak akan ditangguhkan”
“semoga Tuhan memberikan yang terbaik untuk Pak Harto”
Amin.
Setuju sekali kalau permintaan maaf nya bukan sekedar pemanis bibir, harus ada tindakan yang mengiringinya.
iRW: ya benar, ucapan maaf semata itu namanya pemanis bibis saja. ketika anda merusak barang orang lain baik sengaja atau tidak sengaja, apa cukup dengan minta maaf? bagaimana kalau yang rusak itu rumah, mobil, motor? tentu bisanya ada ganti rugi. bagaimana kalau yang rusak/hilang adalah jiwa orang lain yang meninggalkan tanggungan seorang istri dengan dua atau tiga anak kecil? buat siapa saja, jangan biasakan menghilangkan nyawa manusia seperti anda menepuk mati seekor semut/lalat
deteksi // Januari 16, 2008 pada 9:45 am |
betul itu, harusnya keluarga mewakili pak harto untuk minta maaf. tapi apa iya pak harto sendiri memang berniat meminta maaf? itu kan masalah personal.. relationshipnya ONE to MANY
ahmadbintjar // Januari 16, 2008 pada 2:34 pm |
akur
patradotcom // Januari 16, 2008 pada 3:33 pm |
setuju
dobelden // Januari 16, 2008 pada 3:42 pm |
eh bukannya sudah pernah mbak tutut minta maap??
kapan gitu,… pas
maenkunjungan ke jawa timurCMIIW
daeng limpo // Januari 16, 2008 pada 3:46 pm |
janji tinggal janji, maaf tinggal maaf, waktu berjalan, maut …tinggal menunggu waktu
semoga pak Harto bisa melewati sakaratul mautnya dengan baik
Toto Sutiyoso // Januari 22, 2008 pada 10:11 pm |
Minta maaf mah udah………duu dulu…….gak pada nyadar apa….. lagian buat apa sih maaf…… gak ada gunannya……JADIKAN MEREKA sebagai sermin kita dalam manjalani hidup di dunia.. BAHWA KESERAKAHAN BAGAIMANAPUN AKHIRNYA AKAN MENYENGSARAKAN KITA…TUL GAK
Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.