Saya punya seorang teman cowok, sekarang 30-35 tahun umurnya. Kenalan secara kebetulan saja di tahun 2000. Dia adalah sopir dari salah satu karyawan di tempat yang sama saya bekerja. Suatu hari dia cerita kalau dia g a y (h o m o). Sebenarnya dari “tampilan dan gaya” sudah terlihat bahwa dia g a y atau ada kemungkinan dia g a y.
Dia cerita bahwa ketika umur 7 tahun sering diajak mandi bareng oleh beberapa pegawai-pegawai ayahnya (usaha antar jemput anak sekolah). Nah ketika mandi itulah sambil bergurau bercanda ria, ia sering memegang “burung” pegawai ayahnya itu. Nah buat anak kecil “burung” Pria dewasa “berbeda” dibandingkan “burung” miliknya. Ya kelihatan lebih besar (apalagi pas bangun), lebih berisi, lebih gagah karena ada “helm”-nya …. dll. Ya intinya bisa buat anak kecil terpesona dan barangkali merasa senang.
Hampir setiap minggu (hari) dia mandi bareng, dan setiap itulah ia melihat dan memegang “burung” milik pria dewasa. Nah akibatnya, kata dia, dia jadi keterusan hingga dia umur 20 tahun. Dia senang sama burung cowok lain. Dia mengaku pernah tidur bareng cowok dan ……. (ya anda tahu sendiri lah bila sepasang g a y tidur bareng). Namun pernah juga dia Making L o v e dengan seorang Cewek. Tapi dia lebih seneng ML dengan cowok yang imut.
Masalah h o m o ini bukan berasal dari genetik tapi dari kebiasaan sejak kecil. Buat yang punya anak kecil cewek atau cowok, sebaiknya hindari diajak mandi bareng oleh orang dewasa termasuk bapak/ibunya/om/tantenya. Lagipula apa manfaatnya coba? Mengenalkan perbedaan biology? Hati-hati dengan efek negatifnya lah…
- Kalau anak-anak cowok sering mandi bareng Ibunya/tantenya/wanita dewasa, dugaan saya pemicu dia jadi Waria.
- Kalau anak-anak cewek sering mandi bareng Ibunya/tantenya/wanita dewasa, dugaan saya pemicu dia jadi L e s b i a n.
sumber: http://sehatkaya.wordpress.com/
7 tanggapan so far ↓
djunaedird // Januari 1, 2008 pada 5:00 pm |
Kalau menurut saya gen, walau sepersekian persen, tetap punya pengaruh. Soal ia kemudian jadi homo, lesbi, maniak, dll. itu karena lingkungan di mana ia hidup. Bisa di dalam rumah, bisa di luar rumah.
Berbahagialah mereka-mereka yang bisa hidup dengan “normal”
deteksi // Januari 2, 2008 pada 8:27 am |
banyak faktor yang menyebabkan seseorang berubah orientasi sex. salah satunya memang lingkungan pergaulan..
salam kenal..
atmo4th // Januari 2, 2008 pada 10:21 am |
ada lagi cerita lain,,
kalau sewaktu kecil anak laki2 pernah disodomi,, maka anak tsb akan cenderung untuk melakukan ‘balas dendam’,, sehingga akhirnya jadi pelaku sodomi,, dan akhirnya berpotensi menjadi gay.
nasrullahnooredikresnha // Januari 4, 2008 pada 11:56 pm |
Kalo misalnya masalah lingkungan, okelah, bisa diterima…. Tapi kalau genetika, memangnya bisa? Bukannya homoseksual itu sebuah perilaku, yang terbentuk karena adanya proses kehidupan? Memangnya bisa terbentuk dari keturunan?
antoniokarang // Januari 12, 2008 pada 8:50 pm |
Apapun alasannya, para gay itu setahu gue adalah orang yang masa lalunya bermasalah. oleh sebab itu jaganlah kita menambahi masalah mereka dengan bersikap “mengucilkan” mereka. gue gak bilang membenarkan perbuatan mereka, cuma ini adalah hak mereka. gue tahu betul ada lho gay yang sangat ingin “sembuh”, tapi gak bisa-2.
Apa aja deh! » Blog Archive » gay lesbian homo // Maret 9, 2008 pada 3:59 pm |
[...] http://akusuka.wordpress.com/ 2008/ 01/ 01/ menjadi-g-a-y-h-o-m-o-akibat-sewaktu… [...]
Hukum Rajam tidak ada dalam AlQuran Mengapa Nabi Muhammad Pernah Memerintahkan Rajam Pelaku Zina « menulis apa saja yang AKUSUKA // September 17, 2009 pada 7:54 pm |
[...] unek-unek saya yang lain Bos: – Menjadi Gay / Homo Akibat Sewaktu Kecil Mandi Bareng dengan Pria Dewasa – Komentar Saya Mengenai “My Hope Indonesia”? Wahai Orang Islam yang Miskin, Pindahlah ke Agama [...]
Anda harus masuk log untuk mengirim sebuah komentar.